Perayaan Paskah Adiyuswa 2012 di Purworejo

Wagub Jawa Tengah, Ibu Rustiningsing membuka Perayaan Paskah Adiyuswo di Purworejo (Foto: tribun jogja)

Paskah adiyuswa se-sinode GKJ dilaksanakan pada tanggal 25-26 Mei 2012 bertempat di Lapangan tembak Skip bayan Purworejo, dengan mengambil tema ‘’ DINUTA DADYA JURU PANGLIPUR’’. Kegiatan ini dihadiri oleh 12.000 orang adiyuswa.

Kegiatan dimulai dengan pameran buku-buku rohani dan bazar dilanjutkan dengan Festival kesenian dengan menampilkan kesenian-kesenian yang dimiliki oleh gereja-gereja se-klasis Purworejo. Puncak acara Perayaan Paskah diadakan pada tanggal 26 Mei 2012 dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah ibu Rustriningsih.

Dalam pidatonya, Wagub Rustiningsih mengucapkan terima kasih kepada Synode GKJ yang dapat mengumpulkan para Adi Yuswa/Lansia. Selain itu, wagub memohon agar pelayanan khususnya bagi lansia tidak membeda-bedakan agama dan keyakinan, malah kita perlu adanya jalinan kerja sama antar iman.

Di Jawa tengah telah ada Komisi Daerah yang mengurusi lansia di kabupaten/kota, meskipun belum maksimal dalam menjalankan tugasnya, pemerintah sangat berterima kasih kepada lembaga-lembaga swasta dalam pelayanannya kepada lansia.

Dalam acara Paskah Adiyuswa ini RS. Panti Waluyo “Yakkum” Purworejo bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Purworejo, Puskesmas Purworejo, Puskesmas Bayan, dan beberapa relawan kesehatan mendapat tugas untuk membuka Pos layanan kesehatan sebanyak empat Pos selama acara berlangsung.

Adapun tim yang ditugaskan terdiri dari Dokter, Perawat, Apoteker, dan ahli Tusuk jarum serta akupresure dan dibantu oleh dua orang dokter dari Belanda yang sedang Study Banding di Puskesmas Purworejo.

Tugas pokok tim kesehatan ini adalah menangani masalah kesehatan peserta Paskah mengingat peserta yang hadir mayoritas Lansia,sehingga Pos Kesehatan ini banyak dimanfaatkan oleh peserta karena mereka mayoritas datang dari luar kota dan banyak dari mereka yang mengalami masalah kesehatan seperti Pingsan,pusing,kecapekan,kaki bengkak,sesak nafas dan lain-lain.

Selain itu UPKM RS.Panti Waluyo juga bermaksud membuka bilik layanan Konsultasi Hak-Hak Lansia,namun karena keterbatasan tenaga dan tempat maka UPKM RS. Panti Waluyo bekerjasama dengan YAKKUM Pusat berkontribusi dengan membagikan booklet tentang Hak-hak lansia sebanyak 2.000 eksemplar kepada Gereja-Gereja, banyak peserta yang meminta buku tersebut untuk dibaca dan mengetahui sejauh mana hak-hak bagi para lansia/adi yuswa yang diberikan oleh pemerintah. (UPKM-RSPW-Purworejo)