Hari TB se-Dunia 2011: Selamatkan 5 Juta Penderita TB antara 2011-2015

Setiap tanggal 24 Maret, masyarakat dunia memperingati Hari TB se-Dunia. Peringatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh warga dunia tentang masalah kemanusiaan yang pelik yang dialami jutaan penderita TB di seluruh dunia.

Meski berbagai upaya sudah dilakukan dan di beberapa aspek terlihat adanya kemajuan, namun fakta-fakta global tentang TB masih cukup mengerikan. Kenyataan ini bisa disimak dalam Laporan “Global Tuberculosis Control 2010” yang dirilis WHO.

Pada tahun 2009 lalu, dilaporkan sekitar 1,7 juta orang (600 ribu diantaranya perempuan) meninggal karena TB. Di dalam jumlah tersebut, sekitar 380 ribu kematian dialami oleh penderita TB yang juga terjangkit virus HIV. Jadi, rata-rata terjadi 4700 kematian per hari akibat TB.

Tingkat kematian akibat TB sebenarnya telah mengalami penurunan sekitar 35% dibandingkan dengan angka kematian TB tahun 2009. Meski demikian, TB masih menjadi penyebab ketiga terbesar kematian bagi perempuan dalam usia 15-44 tahun.

Pada tahun 2009, terdapat setidaknya 9,4 juta kasus TB baru, yang mana 3,3 juta diantaranya dialami perempuan dan 1,1 juta kasus baru dialami oleh penderita HIV. Secara global tingkat insidensi TB turun menjadi 137 kasus per 100 ribu populasi pada tahun 2009, setelah sebelumnya mencapai tingkat tertinggi, yakni 142/100 ribu kasus pada tahun 2004. Namun penurunan itu masih sangatlah lambat.

Dalam rangka menjangkau target MDGs 2015, telah disusun Global Plan to Stop TB 2011-2015. Rencana ini dimaksudkan untuk menggalang dukungan guna menyelamatkan sekitar 5 juta penderita TB sejak tahun ini hingga 2015 yang akan datang.