“Technical Faulty” dalam AKI dan AKB

Membicarakan MMR/IMR dalam lingkup atau scope nasional, biasanya akan terjebak dalam “kesalahan pandang” terhadap masalah kesehatan ibu dan bayi yang sebenarnya ada di lapangan.

Kesalahan inilah yang menyebabkan DEPKES maupun lembaga multilateral seperti WHO, UNICEF, World Bank serta donor donor Bilateral menyusun strategy program yang tidak tepat dan masalah MMR serta IMR tidak terselesaikan hingga sekarang walaupun dana sudah dikucurkan dalam jumlah yang sangat besar.

Target MMR dan IMR MDG untuk Indonesia ditentukan dalam konteks nasional, artinya kita hanya mempunyai satu target penurunan MMR dan IMR untuk seluruh negara.

Padahal Indonesia secara geografis dan demografis sangat unique, sangat berbeda dengan banyak negara didunia dalam konteks adanya disparitas yang sangat tinggi dalam lingkup yang luas dan mencakup jumlah penduduk yg cukup banyak (mungkin hanya ada segelintir negara didunia yg situasinya mirip dengan Indonesia).

Lebih jauh tentang apa saja kesalahan-kesalahan teknis dalam AKI dan AKB, silakan Simak Working Paper Series – Memperbaiki Technical Faulty dalam AKI dan AKB